Di dunia ini banyak sekali jenis permasalahan sosial yang terjadi khususnya dalam hal permasalahan remaja. Saat ini banyak sekali permasalahan dalam kehidupan para remaja. Salah satu hal permasalahan yang jarang dibicarakan adalah permasalahan hidup remaja penggemar kontes kecantikan atau beauty pageant.
Ya, anda mungkin sangat familiar dengan kata kontes kecantikan. Dimana kontes kecantikan biasa diidentikan masyarakat awam dengan penyelenggaraan kompetisi untuk para wanita. Lalu bagaimana dengan penggemarnya??
Sedikit mengira mungkin anda akan mengatakan bahwa penggemar pageant adalah mayoritas perempuan. Tapi itu salah, sekarang bukan hanya perempuan yang mampu menggemari acara seperti itu. Namun justru laki-laki lebih banyak mendominasi hobi tersebut.
Sejatinya kontes kecantikan sebenarnya tidak hanya dihelat untuk wanita namun ada juga untuk pria(Male Pageant), pemilihan duta wisata(Tourism Pageant) dan bahkan sekarang juga ada untuk trans gender.
Lalu pertanyaannya adalah, masalah apa yang dihadapi remaja penggemar beauty pageant? The Aser World sebagai media yang memang dirancang untuk membantu remaja penggemar pageant mencoba menyurvei beberapa dari mereka.
Ternyata kemudian kami mendapati berbagai masalah yang dihadapi mereka khususnya yang laki-laki seperti cemoohan dari kawan-kawan disekitarnya, dikucilkan oleh kawan-kawan disekitarnya, minder karena malu diketawakan teman-temannya, dihubung-hubungkan dengan masalah gender, dan bahkan khawatir dengan nasib pekerjaan. Mayoritas dari mereka mengatakan harus benar-benar menjaga diri atau istilahnya JAIM(Jaga Image) ketika di lingkungan masyarakat agar tidak diperlakukan seperti itu.
Perlu diketahui bahwa mereka yang menyukai pageant tidak selalu mendapat dampak negatif dari hobi mereka itu. Banyak dari mereka yang sekarang menjadi sukses pada awalnya juga menggemari beauty pageant. Seperti contoh menjadi seorang duta wisata daerah. Hal itu membuktikan bahwa tidak ada salahnya menggemari pageant.
Terkadang ada pula yang khawatir akan perkembangan psikis dari seorang remaja ketika menggemari pageant. Harusnya kita berfikir bagaimana cara mencegah dampak negatif itu muncul. Pastinya jika anda adalah non-penggemar pageant harusnya anda membantu mengawasi berbagai kegiatan mereka. Arahkan mereka tetap menggemari pageant namun pada hal yang positif, misal dari tata cara berkomunikasi yang baik, wawasan yang luas, dan kebanggaan mewakili suatu wilayah. Ini akan menjadi motivasi untuk mereka sebagai penggemar pageant.
Sekarang saat bagi kita untuk bersama mencari solusi yang tepat bukan untuk membatasi kebiasaan mereka namun untuk mengarahkan mereka menyukai apa yang mereka sukai tetapi lebih ke dampak positifnya. Dengan begini berbagai permasalahan yang dialami oleh remaja penggemar pageant akan berkurang.

(English)

In this world many kinds of social problems that occur especially in terms of adolescent problems. Currently, many problems in the lives of teenagers. One of the problems that are rarely discussed is the problem of teenage fans living beauty contest or beauty pageant.
Yes, you are probably very familiar with the word beauty pageant. Where ordinary beauty contest is identified with the ordinary people organizing the competition for the women. And what about the fans?
Few thought that maybe you would say that the pageant is the majority of female fans. But it’s wrong, now is not just women who are able to fond of such events. But it was more male dominated hobby.
True beauty pageant held true not only for women but some for men ( Male Pageant ), the selection of tourism ambassador ( Tourism Pageant ) and even now also exists for trans gender.
Then the question is, what problems faced by teenage fans of beauty pageant? The Aser World as a medium that is designed to help teen pageant fans tried to survey some of them.
It turned out later, we found various problems facing them, especially the males like scorn of his friends around him, ostracized by his friends around him, self-conscious embarrassment diketawakan his friends, linked with gender issues, and even worried about the fate of the work . The majority of them said that should really keep yourself or call jaim (Keep Image) when in the public not to be treated as such.
Keep in mind that those who love the pageant does not always have a negative impact of their hobby. Many of them are now becoming successful in the beginning is also fond of beauty pageant. As an example of becoming a regional tourism ambassador. It proves that there is no harm in fond pageant.
Sometimes some are concerned about the psychological development of a teenager when fond pageant. We should think how to prevent negative impacts that arise. Surely if your pageant is a non-fan you should help oversee their activities. Navigate they remain fond pageant but on the positive, eg, from procedure to communicate a good, extensive knowledge, and the pride of representing a region. This will be a motivation for them as a pageant fans.
Now the time for us to be together find the right solution is not to restrict their habits, but to direct them like what they like but rather to its positive impact. In this way the various problems experienced by young fans pageant will be reduced.

TAW for #Challenge 1 YCM 2011_Bagus Aditya Susanto