Gresik(29/06) – Kompetisi Visitor TAWInaVC(The Aser World Indonesia Visitor Competition) June 2011 mulai bergulir, sesuai dengan tema “The Beautiful of Indonesia’s Floral” TAWInaVC bulan ini benar-benar mengajak finalis mengenal dan mengetahui tentang flora khas daerah mereka masing-masing. Mereka juga turut memberikan presentasi atau pendapat mengenai makna flora khas daerah mereka terhadap kehidupan manusia.

Facebook Page Visitor Competition TAWInaVC(The Aser World Indonesia Visitor Competition) June 2011 has already begun, according to the theme “The Beautiful of Indonesia’s Floral” TAWInaVC this month actually invite finalists to know and learn about the flora typical of their respective regions. They also give presentations or opinions about the meaning of flora typical of their area of human life.

Berikut jawaban dari beberapa finalis yang memberikan pendapat mereka mengenai makna flora khas daerah mereka bagi kehidupan,

Here are answers to some of the finalists who gave their opinion about the meaning of flora typical of their region to life,

Bunga Jeumpa

1. Zarizki Taqwa(17 Tahun) – Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Flora Khas : Bunga Jeumpa

Bunga wangi nan semerbak yang bernama bunga jeumpa ini memiliki warna yang indah (orange atau kuning) dan tak bisa dipisahkan dari Nanggroe Aceh Darussalam, bagi saya makna bunga indah ini adalah, seperti halnya bunga ini bunga yang memiliki warna bersahabat sama seperti penduduk aceh, bersahabat, wangi bunga ini melambangkan sejahteranya rakyat aceh, hingga kini tak ada tanda kepunahan bagi bunga ini , sama seperti halnya aceh, kesejahteraan provinsi kami tak akan dapat berakhir.

1. Zarizki Taqwa (17 Years) – Nanggroe Aceh Darussalam Province
Typical Flora: Flowers Jeumpa

Fragrant flowers named Jeumpa has beautiful color (orange or yellow) and can’t be separated from Nanggroe Aceh Darussalam Province, for me the meaning of this beautiful flower is like this flower that have the same color as the people of Aceh friendly, fragrant flower symbolizes prosperity the people of Aceh, until now there was no sign of extinction for this interest, as well as Aceh, the welfare of our province won’t be over.

Bunga Sedap Malam

2. Firman Wahyudi Kurnia Putra(21 Tahun) – Provinsi Jawa Timur

Flora Khas : Bunga Sedap Malam

Bunga sedap malam yang harum baunya melambangkan tekad yang kuat untuk berlaku baik dan harum. Sebagai seorang manusia kita dituntut untuk bisa berperilaku baik dan bijak. Dengan berperilaku baik kita akan memperoleh kebaikan pula, tebarkan harum kebaikan anda untuk orang-orang sekitar anda.

2. Firman Wahyudi Kurnia Putra (21 Years) – East Java Province

Typical Flora: Flowers Tuberose

Flowers are fragrant odor night symbolizes a strong determination to apply good and fragrant. As a human being we are required to behave well and wisely. By well behaved we’ll get the good anyway, scatter the fragrance of your kindness to those around you.

 

3. Puput Wulandari(17 Tahun) – Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Pohon Kepel

Flora Khas : Kepel

Kepel bagi masyarakat jawa melambangkan status sosial dari seseorang. Hanya kalangan bangsawan kratonlah yang memiliki pohon tersebut. Masyarakat percaya jika kalangan jelata menanam pohon tersebut akan mendapat kualat atau bencana. Hingga saat ini pohon kepel dijadikan acuan kebangsawanan dalam masyarakat.

3. Puput Wulandari (17 Years) – Special Region of Yogyakarta

Typical flora: Kepel

Kepel for Javanese society symbolizes social status of a person. Only the nobility palace that has a tree. People believe if the commoners to plant the tree will get a damned or disaster. Until now Kepel tree, made ​​reference nobility in society.

 

 

 

4. Jajat Sudrajat(18 Tahun) – Provinsi Bangka Belitung

Flora Khas : Nagasari

Nagasari adalah sebuah lambang perdamaian yang menjadikn banyak etnik di Bangka Belitung hidup dengan kebersamaan, meskipun berbeda tapi mereka tetap bersatu karena mereka INDONESIA (bhineka tunggal ika).

4. Jajat Sudrajat (18 Years) – Province of Bangka Belitung

Typical Flora: Flowers Nagasari

Nagasari is a symbol that makes a lot of ethnic peace in Bangka Belitung Islands living with the togetherness, though different, but they remain united because they INDONESIA (Unity in Diversity).

5. Arif Rahman Gafar(14 Tahun) – Provinsi DKI Jakarta

Flora Khas : Salak Condet

Makna Salak Condet dalam kehidupan, karena rasa buah ini manis asam, mungkin ini menggambarkan kehidupan di Jakarta, yang terkadang enak & terkadang pahit. Namun inilah hidup yang seperti roda berputar.

5. Arif Rahman Gafar (14 Years) – DKI Jakarta Province

Typical flora: Salak Condet

Salak Condet meaning in life, because the fruit is sweet sour taste, maybe this describes life in Jakarta, which is sometimes good & sometimes bitter. But this is life like a wheel spinning.

Pada hari ini setelah mereka menerima interview dan menjawab berbagai pertanyaan didalamnya. Panitia TAW akan menyeleksi untuk 6 terbaik yang akan maju ke babak Top 6.

On this day after they receive the interview and answered questions in it. The Aser World committee will select for the 6 best will advance to the round of the Top 6.